Efektvitas Topikal Salep Ekstrak Binahong(AnrederaCordifolia (Tenore) Steenis)terhadap Proses Penyembuhan Luka Ulkus Diabetik pada Tikus Wistar (Rattus Novergicus)

Bangun Wijonarko, Anies Anies, Mardiono Mardiono

Abstract


Gangren merupkan komplikasi yang di ditimbulkan akibat infeksi atau suatu proses peradangan luka pada tahap lanjut yang disebabkan karena perubahan degeneratif atau perawatan yang kurang intensif yang dikaitkan dengan penyakit diabetes melitus. Apabila tidak segera mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat akan  beresiko di lakukan tindakan amputasi. Binahong tanaman yang mengandung senyawa flavanoid, alkaloid, terpenoid, vitamin C, protein dan saponin.Tujua penelitian ini untuk mengetahui efektvitas ekstrak binahong (Anredera Cordifolia (Tenore) steenis) terhadap proses penyembuhan luka diabetik pada tikus wistar (rattus novergicus). Jenis penelitian ini adalah True Experimental Design, dengan rancangan retest – Posttest Control Group Design. Subjek penelitian yaitu 27 ekor tikus galur wistar (rattus novergicus) jantan galur wistar yang terbagi menjadi tiga kelompok yaitu Kontrol (Nacl 0,9%), kelompok  salepbinahongdosis 40% , kelompok salepbinahongdosis 50% , selama 21 hari dilakuakanpengamatan dan pengukuran. Analisis data dilakukan dengan One Way ANOVA dan Post Hoc. Parmeter untuk pengamatan menggunakan Bates Jansen Wound Assesment Toolsdan nilai leukosit dan makrofag. Hasil penelitian menunjukkan pada uji Post Hock menunjukan antara kontrol dan salep ektrak binahong dosis 50%  Pada ke-7, hari ke-14 dan hari ke-21 memiliki p< 0,05. Pada  dosis salep ektrak binahong dosis 40% dan salep ektrak binahong dosis 50% pengamatan hari ke-7, hari ke-14 memiliki p= 0,000 atau signifikan. namun tetapi pada hari ke 21 memiliki nilai p=0,155 atau tidak signifikan. Walaupun tidak ada perberbedaan pad hari ke-21, jika di lihat perbedaan rata rata dari ke dua kelompok tersebut yaitu nilai rata rata salepbinahong dosis 50% yaitu 15,67 dan salep ekstrak binahong 40% yaitu 17,11 yang mempunyai makna bahwa salep ekstrak binahong dosis 50% lebih efektif memperceat penyembuhan luka dari pada  salep ekstrak binahong dosis 40%. Hasil pengamatan mikroskopik menunjukan nilai leukosit dan nilai mkrofag pada salep ekstrak binahong dosis 50% lebih sedikit dibadingkan pada kontrol NaCl 0,9% dan salep ekstrak binahong 40%.  Perlakuan dengan dosis 50% lebih efektive dalam mempercepat penyembuhan luka diabetik selama 21 hari dibandingkan dengan kontrol NaCl 0,9% dan salep ekstrak binahong dosis 40%.

Kata kunci : Binahong (anredera cordifolia (tenore) steenis), Ulkus diabetik, Tikus wistar (rattus novergicus).

The effectiveness Topically Ointment Binahong (AnrederaCordifolia (Tenore) Steenis) Extract to the Healing Wound Process in Diabetic Ulcer Mice Galur Wistar (Rattus Novergicus)

Abstract. Gangrene is a complication caused by an infection or an inflammatory process in the advanced stages of wound caused by degenertive changes or less intensive treatmen is associated with diabetes melitus. If it does not receive proper care and treatment will be at risk in doing amputation. Binahong plant containing compound flavanoid, alkaloid, terpenoid, vitamin C, protein dan saponin. Objective: To examine the effectiveness topically ointment binahong extrct to the healing wound process in diabetic ulcer mice galur wistar (Rattus Novergicus)The kind of research this is true experimental design , to the research pretest  - posttest control group design. The subject of study that is 27 the tail of a mouse galur wistar (Rattus Novergicus) given galur wistar that is divided into three groups that is control (NaCl 0,9%), ointmen binahong ekstract dose 40 percent and ointmen binahong ekstract dose 40 percent. Parameter for observation using Bates Jansen Wound Assesment Tools, the value of leukocytes and makrophages value.Results: on the Post Hock test showed betwen the control NaCl 0,9% and ointment binahong extrct dose 50%  on day 7, 14 and 21 to have p = 0,000. Reviewed ointnment binahong extract dose 40% and ointnment binahong extract dose 50% have p=0,155 or significant. However, on day 21 had value insignificant. Although there was no difference on day 21, when seen from the average difference ointment binahong ekstract dose 50% that is 15,67 and  ointment binahong ekstract dose 40%  that is 17,11  that has meaning that ointment binahong ekstract dose 50% more effectively accelerte wound heling than ointment binahong ekstract dose 40%.Microscopic observatns showed the value of leukocytes and macrophages in the value binahong 50% less than in control NaCl 0,9% and ointment  binahong extrct dose 40%.Conclusions : Treatment atointment  binahong extrct dose 50% more effective in accelerting the healing of   wound diabetic ulcer for 21days within comparison control NaCl 0,9% and ointment  binahong extrct dose 40%.

Keywords : Ointment  binahong extrct, Diabetic ulcer, Mice galur wistar (rattus novergicus)


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.